kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Anggaran Hanya untuk Latihan Militer Kopdes Capai Rp 30 Juta per Orang


Senin, 29 Juni 2026 / 19:24 WIB
Diperbarui Senin, 29 Juni 2026 / 19:25 WIB
Anggaran Hanya untuk Latihan Militer Kopdes Capai Rp 30 Juta per Orang
ILUSTRASI. Latsarmil calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kembali menjadi sorotan. 

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin, menilai komponen latihan militer dalam program tersebut menyerap anggaran terlalu besar dan tidak berkaitan langsung dengan tugas pengelolaan koperasi.

Berdasarkan skema pelatihan selama 45 hari, yang terdiri dari 30 hari latihan militer dan 15 hari pembelajaran substansi koperasi, biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 45 juta per peserta. 

Baca Juga: Mensos: Ahli Waris Korban Bencana Sumatra Dapat Santunan Rp 15 Juta per Orang

Dari jumlah itu, sekitar Rp 30 juta dialokasikan untuk latihan militer, sementara Rp 15 juta digunakan untuk pembelajaran materi koperasi.

“Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp 30 juta atau sekitar dua pertiga dari total biaya pelatihan setiap peserta,” ujar Tubagus Hasanuddin dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).

Menurut dia, desain pelatihan seharusnya lebih difokuskan pada peningkatan kemampuan manajerial yang relevan dengan tugas pengelola koperasi. 

Sebab, manajer Kopdes Merah Putih nantinya bertanggung jawab mengelola organisasi, mengembangkan usaha, mengatur keuangan, hingga memberdayakan masyarakat di tingkat desa.

Hasanuddin menilai porsi anggaran terbesar yang terserap untuk kegiatan kemiliteran tidak sejalan dengan kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan para calon manajer koperasi. 

Baca Juga: Harga Emas: Rp 5 Juta per Gram di 2030? Begini Proyeksinya!

Karena itu, ia mengusulkan agar pelatihan lebih diarahkan pada penguatan kemampuan bisnis, tata kelola keuangan, pemasaran, dan pengembangan usaha koperasi.

Ia juga memperkirakan potensi penghematan anggaran akan jauh lebih besar jika skema pelatihan saat ini diterapkan kepada seluruh peserta secara nasional. 

Dengan jumlah peserta mencapai 35.476 orang, penghapusan komponen latihan militer disebut berpotensi menghemat anggaran negara hingga triliunan rupiah.

Dalam usulannya, pembiayaan pelatihan manajerial bagi calon pengelola Kopdes Merah Putih dapat ditangani oleh Kementerian Koperasi. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Berpeluang Tembus Rp 3 Juta per Gram Pekan Depan, Ini Sentimennya

Sementara untuk program Kampung Nelayan Merah Putih, pelatihan manajerial dapat didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Hasanuddin berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain pelatihan calon manajer Kopdes Merah Putih agar lebih efektif, efisien, tepat sasaran, dan mampu menghasilkan pengelola koperasi yang profesional tanpa membebani anggaran negara secara berlebihan.


Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/06/29/16285981/tb-hasanuddin-anggaran-latihan-militer-kopdes-rp-30-juta-orang? 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×