kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.965   38,00   0,21%
  • IDX 5.878   -65,20   -1,10%
  • KOMPAS100 761   -9,39   -1,22%
  • LQ45 589   -5,31   -0,89%
  • ISSI 203   -2,57   -1,25%
  • IDX30 329   -2,32   -0,70%
  • IDXHIDIV20 423   -1,42   -0,34%
  • IDX80 87   -0,97   -1,10%
  • IDXV30 116   -0,56   -0,48%
  • IDXQ30 108   -0,54   -0,50%

Akhir Oktober, realisasi program B20 diharapkan sudah bisa 100%


Senin, 29 Oktober 2018 / 20:07 WIB
ILUSTRASI. Angkutan umum mengisi BBM jenis Biosolar B20


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NUSA DUA. Pelaksanaan program pencampuran biodiesel 20% ke bahan bakar minyak solar (B20) mulai terlihat hasilnya. Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Master Parulian Tumanggor mengatakan, berdasarkan hasil monitoring, realisasi pelaksanaan B20 hingga akhir Oktober ini sudah mencapai 92%.

Menurutnya tak ada hambatan berarti dalam pelaksanaan program ini. "Kami harap sampai akhir Oktober tinggal berapa hari bisa 100%," jelas Tumanggor kepada Kontan.co.id saat ditemui ditengah acara 14th Indonesian Palm Oil Conference, di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Senin (29/10).

Dalam kurun dua hari, Tumanggor masih optimistis realisasi B20 bisa maksimal. Pasalnya tak ada masalah berarti, hanya keterlambatan kapal atau logistik.

Dampaknya terhadap impor, Tumanggor mengatakan, diperkirakan penghematan bisa hingga US$ 2,3 miliar. "Sesuai dengan penjelasan Pak Jokowi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×