CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Akhir Februari, penerimaan pajak Rp 137 triliun


Kamis, 20 Maret 2014 / 12:54 WIB
ILUSTRASI. Realiasasi PPN dan PPnBM melandai


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat penerimaan pajak hingga 28 Februari 2014 sebesar Rp 137,65 triliun. Nilai ini naik 16,92% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dengan pencapaian sebesar itu, Ditjen Pajak telah mengumpulkan 12,4% dari target penerimaan. Target penerimaan DJP dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 sebesar Rp 1.110,19 triliun.

Sebagai informasi, DJP gencar melakukan berbagai upaya untuk mencapai target penerimaan. Senin lalu (17/3) DJP juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan penerimaan. Ruang lingkup kesepakatan meliputi pemanfaatan data elektronik dari kedua pihak.

Pemprov DKI Jakarta akan memberikan data yang dimilikinya kepada DJP, meliputi data kepemilikan apartemen, hotel, restoran, kendaraan bermotor, data perijinan dan berbagai data lainnya.

Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan target yang ingin dicapai dari kerja sama ini adalah Rp 5 triliun-Rp 10 triliun tambahan dari penerimaan pajak DKI Jakarta. "Daya beli terbesar berada di sini (Jakarta)," tandas Fuad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×