kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Airlangga: Penyaluran Kredit dari Dana Rp 200 triliun Bisa Dorong Investasi


Jumat, 12 September 2025 / 14:53 WIB
Airlangga: Penyaluran Kredit dari Dana Rp 200 triliun Bisa Dorong Investasi
ILUSTRASI. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan suntikan dana Rp 200 triliun untuk 5 bank Himbara yang bisa dorong investasi?


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Suntikan dana sebesar Rp 200 triliun yang disalurkan kepada 5 bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diharapkan bisa mendorong investasi.

Lima bank tersebut adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), dan . Bank Syariah Indonesia (BSI).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, sejalan dengan adanya kebijakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang mulai berlaku 5 Oktober 2025, serta kebijakan penyaluran dana segar ke perbankan, diharapkan iklim investasi bisa meningkat.

“Kita melihat iklim investasi akan kita perbaiki, PP 28 akan berlaku oktober tanggal 5. Itu kan deregulasi sudah berjalan. Harapannya itu bisa direspons dunia usaha (suntikan dana Rp 200 triliun ke perbankan),” tutur Airlangga kepada awak media, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga: Cair Hari Ini! 5 Bank Dapat Suntikan Dana Rp 200 Triliun, Ini Rinciannya

Sebagaimana diketahui, PP Nomor 28 2025 menggantikan PP 5/2021 dan membawa sejumlah perubahan penting.

Di antaranya penerapan Service Level Agreement (SLA) untuk perizinan, pemberlakuan prinsip fiktif positif, serta integrasi penuh dengan sistem OSS-RBA (Online Single Submission – Risk-Based Approach).

Langkah tersebut ditujukan untuk menyederhanakan proses perizinan usaha sekaligus meningkatkan daya saing investasi di dalam negeri.

Nah dengan dua kebijakan tersebut, Airlangga berharap, dunia usaha  bisa melakukan ekspansi bisnisnya dengan memanfaatkan kredit hasil suntikan dana pemerintah di perbankan, karena perizinan berusaha yang lebih mudah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×