kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

AHY Pastikan Fasilitas Umum dan Rumah Rusak Karena Banjir Bali Segera Diperbaiki


Kamis, 11 September 2025 / 17:51 WIB
AHY Pastikan Fasilitas Umum dan Rumah Rusak Karena Banjir Bali Segera Diperbaiki
ILUSTRASI. Warga melihat banjir yang menggenangi kawasan Underpass Simpang Dewa Ruci, Kuta, Badung, Bali, Rabu (10/9/2025). Hujan yang mengguyur wilayah Bali sejak Selasa (9/9) mengakibatkan banjir di berbagai titik dengan ketinggian air yang bervariasi hingga mencapai 1,5 meter. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym,.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan fasilitas umum dan rumah masyarakat yang rusak karena banjir di Bali akan segara diperbaiki. 

AHY mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan tanggap darurat usai kabar ada banjir besar di Bali. Menurutnya yang paling utama dalam hali ini adalah melakukan evakuasi warga agar mendapatkan penanganan medis. 

"Lalu kita juga ingin segera perbaiki berbagai kerusakan yang ada termasuk rumah warga dan fasilitas umumnya," katanya di Istana Merdeka, Kamis (11/9/2025). 

AHY mengaku hingga kini masing menghitung kerugian kerusakan benerapa fasilitas umum di Bali. 

Baca Juga: Kementerian PU Buka Akses Jalan Nasional yang Terdampak Banjir di Bali

Dirinya juga mengatakan akan segera berkunjung ke Bali langsung menangani hal ini. 

"Saya berencana memang untuk menuju ke lokasi bencana dan kita akan persiapkan yang baik," ungkapnya. 

Berdasarkan data BNPB per Rabu (10/9/2025) petang, banjir melanda enam kabupaten/kota, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, dan Tabanan. 

Baca Juga: Bali Dilanda Banjir Terparah, Ini Penyebabnya!

Banjir tersebut telah menelan sembilan orang tewas (lima orang di Denpasar, dua orang di Jembrana, 1 orang di Gianyar, dan satu orang di Badung) serta dua orang dinyatakan hilang, dan lima orang meninggal di Denpasar. BNPB juga mencatat sebanyak 202 kepala keluarga (KK) atau 620 jiwa terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bali sejak Selasa (9/9/2025).

Sedangkan menurut hasil pantauan terkini oleh tim BWS Bali Penida, ketinggian air di Waduk Muara yang sebelumnya mencapai 190 cm kini telah turun menjadi 130 cm. Hasil pantauan ini menjadi indikator bahwa situasi banjir mulai terkendali. 

Baca Juga: BNPB Sebut Ada 120 Titik Banjir di Bali, Paling Banyak di Denpasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×