kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Ahok ke Bareskrim beri keterangan soal gratifikasi


Kamis, 14 Juli 2016 / 10:37 WIB
Ahok ke Bareskrim beri keterangan soal gratifikasi


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Agenda Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kosong, Kamis (14/7) ini. Rencananya, Basuki akan memberi keterangan perihal gratifikasi di Bareskrim Mabes Polri.

"Saya mau ke Bareskrim ini untuk cek memberi keterangan soal gratifikasi. Ini mau jalan," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta.

Pemanggilan ini tidak hanya terkait gratifikasi yang dilaporkan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta soal pembelian lahan di Cengkareng Barat.

Basuki meminta mantan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta Ika Lestari Aji untuk melaporkan gratifikasi tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ternyata polisi tertarik untuk tahu hubungannya ke mana," kata Basuki.

Gratifikasi sebesar Rp 9,6 miliar kepada Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta diduga berasal dari Toeti Noeziar Soekarno, penjual lahan untuk rumah susun Cengkareng Barat.

Ika melaporkan gratifikasi pembelian lahan Cengkareng Barat ke KPK pada Januari 2016. (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×