kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

Ahok: Kalah sengketa lahan taman BMW, itu biasa


Kamis, 15 Januari 2015 / 23:02 WIB
ILUSTRASI. Semangka bermanfaat meningkatkan kesehatan seksual.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kekalahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sidang sengketa lahan 12 hektare di Pengadilan Tata Usaha Negara tak mengejukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Di atas lahan di daerah Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, rencananya akan dibangun kompleks olahraga dan stadion BMW. Pemprov DKI Jakarta mengklaim sebagai pemilik yang sah.

"Itu biasa, mana pernah kami menang? Wali Kota Jakarta Barat saja kalah kantornya. Tak apa-apa. Kami akan banding," kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (15/2/2015).

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan akan menempuh jalur hukum selanjutnya untuk sengketa lahan BMW. Sejumlah pengacara disiapkan untuk banding putusan PTUN ke Pengedilan Tinggi.

Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Sri Rahayu tak keberatan Pemprov DKI akan menyewa pengacara. Sudah ada sejumlah pengacara bagus bakal bekerja sama untuk memenangkan sengketa tanah BMW.(Adi Suhendi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×