kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.081   43,56   0,72%
  • KOMPAS100 795   6,84   0,87%
  • LQ45 603   0,74   0,12%
  • ISSI 211   3,77   1,82%
  • IDX30 341   0,29   0,08%
  • IDXHIDIV20 423   -0,14   -0,03%
  • IDX80 91   0,69   0,77%
  • IDXV30 115   0,88   0,77%
  • IDXQ30 109   0,12   0,11%

Ahok: Andai saya seorang presiden...


Sabtu, 23 November 2013 / 08:56 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah emiten pelat merah mendapat suntikan dana dari pemerintah.


Sumber: TribunNews.com, | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, tidak mudah untuk Pemprov DKI bersinergi dengan kota-kota penyangga seperti Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi dalam mengatasi berbagai permasalahan.

"Makanya kan saya bilang kan lebih mudah ngatur Jabodetabek itu dengan pindah kantor ke Merdeka Utara (kantor Presiden)," ujar Basuki atau akrab disapa Ahok, Jumat (22/11/2013).

Ahok mencontohkan kesulitan bekerjasama dengan kota penyangga salah satunya pembelian lahan di kawasan kali Ciliwung, Depok, Jawa Barat.

Namun, mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, Pemkot Depok enggan memberikan lahan tersebut dengan berbagai alasan.

"Memang kami tidak minta kok. Mereka tidak mau," ucap Ahok.

Andaikata dirinya seorang Presiden, lanjut Ahok, maka dirinya akan memaksa kota penyangga yang memiliki sungai di hulu dan mengalir di Jakarta untuk ikut bekerjasama membantu Jakarta mengatasi persoalan banjir.

"Kalau sekarang kan susah. Otonomi Daerah aturannya," kata politisi Partai Gerindra ini. (Nicolas Timothy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×