kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Jokowi ragu kedalaman waduk bisa ideal


Rabu, 20 November 2013 / 07:31 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi strict parents.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku pesimis sebanyak 12 waduk di Jakarta bakal sesuai harapannya dinormalisasi sampai target pengerjaan.

"Saya ngomong apa adanya. Ngeruknya saja seperti itu. Pluit saja belum tentu rampung," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Jokowi mengatakan pertimbangan mengapa pihaknya tidak dapat menyelesaikan pengerukan sesuai batas kedalaman ideal yaitu kondisi waduk yang cukup parah dan lingkungan yang menyulitkan masuknya alat berat.

"Sedimennya sudah banyak, daya tampung kecil, lingkungan kanan-kiri banyak penduduk," ucap Jokowi.

Seperti diketahui, 12 waduk yang tengah dikeruk dalam rangka program atasi banjir yakni Waduk Bojong, Waduk Sunter, Waduk Teluk Gong, Waduk Situ Lembang, Waduk Melati, Waduk Rawa Babon, Waduk Cengkareng.

Kemudian Waduk Grogol, Waduk Pegangsaan II, dan Waduk Bujana Tirta, Waduk Ria-Rio, dan Waduk Tomang Barat. Rencananya waduk-waduk tersebut selesai dinormalisasi akhir tahun ini. (Nicolas Timothy/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×