kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Aging population jadi tantangan laju ekonomi


Senin, 04 Desember 2017 / 18:50 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyaknya populasi usia lanjut kata Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa jadi tantangan serius dalam pertumbuhan ekonomi.

Terlebih saat ini katanya aging population persentasenya makin besar ada di negara-negara maju.

"Aging population is a problem, biasanya mereka lebih banyak membutuhkan services kesehatan," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (4/12).

Dua negara ekonomi utama dunia yaitu Amerika dan China kata Sri Mulyani kini sedang hadapi masalah tersebut. Padahal dua negara ini menentukan momentum ekspor dan perdagangan dunia.

Tak hanya di negara maju, negara berkembang juga akan alami hal serupa. Sri Mulyani contohkan bagaimana Vietnam juga akan hadapi aging population dalam 15 tahun ke depan.

"Sayangnya, emerging country, they are getting older before getting rich. Berbeda dengan negara maju yang sudah kaya dulu sebelum tua," sambung Menkeu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×