kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Aging population jadi tantangan laju ekonomi


Senin, 04 Desember 2017 / 18:50 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyaknya populasi usia lanjut kata Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa jadi tantangan serius dalam pertumbuhan ekonomi.

Terlebih saat ini katanya aging population persentasenya makin besar ada di negara-negara maju.

"Aging population is a problem, biasanya mereka lebih banyak membutuhkan services kesehatan," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (4/12).

Dua negara ekonomi utama dunia yaitu Amerika dan China kata Sri Mulyani kini sedang hadapi masalah tersebut. Padahal dua negara ini menentukan momentum ekspor dan perdagangan dunia.

Tak hanya di negara maju, negara berkembang juga akan alami hal serupa. Sri Mulyani contohkan bagaimana Vietnam juga akan hadapi aging population dalam 15 tahun ke depan.

"Sayangnya, emerging country, they are getting older before getting rich. Berbeda dengan negara maju yang sudah kaya dulu sebelum tua," sambung Menkeu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×