kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.009   46,00   0,26%
  • IDX 5.795   99,67   1,75%
  • KOMPAS100 753   17,77   2,42%
  • LQ45 571   13,97   2,51%
  • ISSI 201   2,09   1,05%
  • IDX30 323   7,70   2,44%
  • IDXHIDIV20 397   8,35   2,15%
  • IDX80 85   1,97   2,36%
  • IDXV30 108   1,50   1,41%
  • IDXQ30 104   2,07   2,03%

Aging population jadi tantangan laju ekonomi


Senin, 04 Desember 2017 / 18:50 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyaknya populasi usia lanjut kata Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa jadi tantangan serius dalam pertumbuhan ekonomi.

Terlebih saat ini katanya aging population persentasenya makin besar ada di negara-negara maju.

"Aging population is a problem, biasanya mereka lebih banyak membutuhkan services kesehatan," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (4/12).

Dua negara ekonomi utama dunia yaitu Amerika dan China kata Sri Mulyani kini sedang hadapi masalah tersebut. Padahal dua negara ini menentukan momentum ekspor dan perdagangan dunia.

Tak hanya di negara maju, negara berkembang juga akan alami hal serupa. Sri Mulyani contohkan bagaimana Vietnam juga akan hadapi aging population dalam 15 tahun ke depan.

"Sayangnya, emerging country, they are getting older before getting rich. Berbeda dengan negara maju yang sudah kaya dulu sebelum tua," sambung Menkeu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×