kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Adhi Karya tawarkan konsep monorel baru ke Jokowi


Rabu, 09 Januari 2013 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, PLN menjamin pasokan listrik untuk industri baterai mobil listrik.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) secara resmi menyatakan mundur dari konsorsium PT Jakarta Monorail dalam menggarap proyek monorel. Kendati demikian, perusahaan jasa konstruksi itu tetap berminat menggarap proyek monorel.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengungkapkan, Adhi Karya berniat menggarap proyek monorel untuk jalur baru. Dia bilang, jalur baru itu dari timur ke barat.

Menurut Jokowi, konsep yang diusung Adhi Karya berbeda dengan PT Jakarta Monorail. Namun, dia mengaku belum memberikan putusan atas penawaran Adhi Karya itu karena harus dikaji terlebih dahulu.

Selain itu, Jokowi bilang, konsep proyek monorel yang diusung Jakarta Monorail sudah lama dan tercantum dalam pola makro transportasi Jakarta. "Jadi jangan sampai keluar dari blueprint," katanya usai bertemu manajemen Adhi Karya, Rabu (9/1).

Alasan Jokowi bukan hanya itu. Dia lebih memilih Jakarta Monorail karena tak lagi perlu tender. "Berapa tahun lagi mau dimulai, tahun depan baru dimulai ?" tegasnya.

Dengan keluarnya Adhi Karya ini, Jokowi meminta Jakarta Monorail segera membayar biaya tiang pancang monorel yang telah dikerjakan. Dia bilang, Jakarta Monorail harus membayar agar semuanya jelas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×