kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

ADB: Utang Indonesia Belum Mengkhawatirkan


Selasa, 10 Agustus 2010 / 16:50 WIB
ADB: Utang Indonesia Belum Mengkhawatirkan


Reporter: Irma Yani Nasution | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank Pembangunan Asia (ADB) yang juga kreditur Indonesia menilai utang negara ini sebesar Rp 1.625 triliun belum perlu dikhawatirkan. Alasannya, nilai utang itu masih kalah besar dengan pendapatan nasional. "Kalau dibandingkan dengan kondisi di negara lain ini tidak terlalu besar, jadi maturitasnya cukup bagus," terang Ekonom ADB Edimon Ginting, Selasa (10/8).

Edimon mengatakan komposisi antara utang luar negeri dan domestik pun saat ini sudah cukup baik. Dia bilang pemerintah sebetulnya sudah cukup berhati-hati dalam mengelola utang. "Tidak perlu merisaukan, yang penting dialokasikan ke tempat yang lebih bagus jadi enggak akan ada masalah," tandasnya.

Pemerintah memang berniat menekan utang luar negeri. Data Kementerian Keuangan menunjukkan, per Juni 2010, utang luar negeri pemerintah mencapai US$ 63,51 miliar. Sebanyak US$ 28,17 miliar berasal dari Jepang dan US$ 11,07 miliar lainnya dari ADB.

Tumpukan utang tersebut akan makin tinggi lantaran tahun ini pemerintah berencana menarik pinjaman luar negeri senilai total US$ 5,88 miliar. Sampai Juni lalu, pemerintah baru mencairkan utang US$ 1,58 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×