kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Ada wabah corona, pemerintah akan relaksasi KUR hingga pembiayaan motor


Jumat, 20 Maret 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan memberikan stimulus untuk sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta sektor informal. UMKM dan sektor informal akan mendapat relaksasi dalam kredit. Mulai dari kredit usaha rakyat (KUR) hingga ke pembiayaan pembelian motor.

Pembiayaan pembelian motor memang menjadi masalah penting. Hal itu mengingat berkembangnya sektor informal sebagai pelaku usaha ojek melalui aplikasi atau online.

Baca Juga: Kurangi dampak corona, Erick Thohir minta Himbara turunkan suku bunga kredit UKM

"Pak Wimboh (Ketua Otoritas Jasa Keuangan/OJK) menyetujui adanya pelonggaran perhitungan kolektibilitas kredit motor atau fasilitasi kredit motor bisa diperpanjang atau diturunkan secara untuk periode satu tahun," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas, Jumat (20/3).

Relaksasi KUR juga akan dihitung oleh pemerintah. Hal itu akan dikaji untuk dimasukkan dalam pagu anggaran tahun 2020.

"Akan dikaji Kemenkeu, apakah ini bisa masuk ke dalam pagu yang disiapkan sampai akhir 2020, yaitu sebesar 190 triliun," terang Airlangga.

Langkah stimulus tersebut dalam rangka meminimalisir dampak ekonomi dari penyebaran virus corona (Covid-19). Pemerintah juga akan mengevaluasi dua stimulus yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Salah satunya perluasan pemberian relaksasi Pajak Penghasilan pasal 21 (PPh 21), PPh 22, dan PPh 25. Bila sebelumnya diberikan untuk sektor manufaktur, ke depan akan terbuka untuk sektor pariwisata dan transportasi.

Baca Juga: Jokowi: Saya minta OJK fokus ke stimulus kemudahaan bagi sektor UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×