kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Ada wabah corona, pemerintah akan relaksasi KUR hingga pembiayaan motor


Jumat, 20 Maret 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan memberikan stimulus untuk sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta sektor informal. UMKM dan sektor informal akan mendapat relaksasi dalam kredit. Mulai dari kredit usaha rakyat (KUR) hingga ke pembiayaan pembelian motor.

Pembiayaan pembelian motor memang menjadi masalah penting. Hal itu mengingat berkembangnya sektor informal sebagai pelaku usaha ojek melalui aplikasi atau online.

Baca Juga: Kurangi dampak corona, Erick Thohir minta Himbara turunkan suku bunga kredit UKM

"Pak Wimboh (Ketua Otoritas Jasa Keuangan/OJK) menyetujui adanya pelonggaran perhitungan kolektibilitas kredit motor atau fasilitasi kredit motor bisa diperpanjang atau diturunkan secara untuk periode satu tahun," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas, Jumat (20/3).

Relaksasi KUR juga akan dihitung oleh pemerintah. Hal itu akan dikaji untuk dimasukkan dalam pagu anggaran tahun 2020.

"Akan dikaji Kemenkeu, apakah ini bisa masuk ke dalam pagu yang disiapkan sampai akhir 2020, yaitu sebesar 190 triliun," terang Airlangga.

Langkah stimulus tersebut dalam rangka meminimalisir dampak ekonomi dari penyebaran virus corona (Covid-19). Pemerintah juga akan mengevaluasi dua stimulus yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Salah satunya perluasan pemberian relaksasi Pajak Penghasilan pasal 21 (PPh 21), PPh 22, dan PPh 25. Bila sebelumnya diberikan untuk sektor manufaktur, ke depan akan terbuka untuk sektor pariwisata dan transportasi.

Baca Juga: Jokowi: Saya minta OJK fokus ke stimulus kemudahaan bagi sektor UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×