kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ada Panen, Tingkat Inflasi Melandai di Oktober 2022


Minggu, 30 Oktober 2022 / 19:15 WIB
ILUSTRASI. PREDIKSI LAJU INFLASI. Pedagang menyiapkan kebutuhan pokok yang dijual di pasar Senen, Jakarta, Rabu (14/9/2022).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada potensi penurunan tingkat inflasi pada Oktober 2022. Bank Danamon memperkirakan, Indeks Harga Konsumen (IHK) mencetak inflasi sebesar 0,07% secara bulanan (MoM) pada Oktober 2022.

Tingkat inflasi ini lebih landai dari inflasi pada bulan September 2022 yang mencapai 1,17% (MoM).

Ekonom Bank Danamon Irman Faiz menyebut, melandainya inflasi pada bulan Oktober 2022 didorong oleh penurunan harga pangan. Sehingga, inflasi harga bergejolak (volatile food) pun menurun.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Melemah di Perdagangan Terakhir Oktober, Senin (31/10)

“Harga pangan turun cukup signifikan karenan panen berlanjut. Namun, kami melihat ini hanya sementara karena dampak lanjutan (second round impact dari harga bahan bakar minyak (BBM) masih ada,” terang Faiz kepada Kontan.co.id, Jumat (28/10).

Menurut Faiz, second round impact dari kenaikan harga BBM pada September 2022 memang belum tertransmisikan secara penuh. Ia melihat masih ada kemungkinan kenaikan harga pada sektor yang terkait, seperti transportasi.

Selain karena second round impact dari kenaikan harga BBM, ada juga pengaruh dari pelemahan nilai tukar rupiah selama Oktober 2022. Namun, dampaknya kecil. Setiap pelemahan 1% rupiah, hanya memberi dampak sekitar 0,004% poin ke inflasi umum.

Lebih lanjut, dengan kondisi tersebut, Faiz memperkirakan inflasi secara tahunan atau year on year (YoY) akan sebesar 5,90% (YoY). Sedangkan pada akhir tahun 2022, inflasi diperkirakan akan berada di level 6,49% (YoY). 

Baca Juga: Jurus Bapanas Mengantisipasi Kenaikan Harga Pangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×