kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ada Cukai MBDK dan Tarif PPN 12%, Inflasi Diprediksi Naik Jadi 3,12% pada 2025


Senin, 30 Desember 2024 / 15:49 WIB
Ada Cukai MBDK dan Tarif PPN 12%, Inflasi Diprediksi Naik Jadi 3,12% pada 2025
ILUSTRASI. Stok minyak goreng kemasan bersubsidi Minyakita pada salah satu gerai pedagang pasar tradisional di Jakarta. Ekonom Bank Permata memproyeksikan inflasi bakal meningkat menjadi 3% pada tahun 2025, terutama didorong langkah-langkah kebijakan pemerintah.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Bank Permata memproyeksikan inflasi bakal meningkat menjadi 3% pada tahun 2025, terutama didorong langkah-langkah kebijakan pemerintah.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan bahwa dalam Nota Keuangan 2025, disebutkan rencana pengenaan cukai pada minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) serta kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%.

Selain itu, efek low base akibat perlambatan inflasi pada tahun 2024 turut berkontribusi terhadap kenaikan inflasi di tahun mendatang. 

Baca Juga: Simak Strategi Atur Ulang Portofolio Investasi di Tahun 2025

Faktor lain yang memengaruhi adalah meningkatnya permintaan konsumen, yang berpotensi mendorong inflasi tarikan permintaan secara moderat.

"Selain faktor yang didorong oleh kebijakan, inflasi diperkirakan akan meningkat karena permintaan konsumen yang lebih kuat, yang berpotensi menghasilkan inflasi tarikan permintaan yang moderat," ujar Josua kepada Kontan.co.id, Senin (30/12).

Baca Juga: Prospek Harga CPO di 2025, Andalkan Permintaan dari China dan India

Meskipun diperkirakan akan meningkat, inflasi diproyeksikan akan tetap terkendali, mencapai sekitar 3,12% pada akhir tahun 2025, sesuai dengan kisaran target Bank Indonesia sebesar 1,5% - 3,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×