kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

572 rumah terendam banjir di Gresik


Jumat, 12 April 2013 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Harga batubara acuan (HBA) bulan November 2021 melonjak 33% menjadi US$ 215,01 per ton


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menguraikan, banjir yang menggenangi Gresik sejak Kamis (11/4) pukul 15.45 WIB itu, hingga saat ini masih menggenangi beberapa wilayah.

Tercatat 572 rumah yang tersebar 20 desa, 2 kecamatan di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur terendam banjir. "Satu orang meninggal dunia atas nama Mohammad Rizal Muhaimin (11 tahun) warga RT 21 RW 8. Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik akibat terseret arus sungai dan ditemukan pada Kamis (11/3) pukul 20.00 WIB," tutur Sutopo melalui pernyataan tertulis yang diterima KONTAN pada Jumat (12/4).  

Sutopo menguraikan, di Kecamatan Dukun, banjir merendam 235 rumah di 9 desa yaitu Desa Madumulyorejo, Trimenggal, Jerebeng, Sekargadung, Dukunanyar, Padang Bandung, Gedang Gedoan, Baron, dan Kalirejo. Sedangkan di Kecamatan Bunga sebanyak 337 rumah terendam banjir di 11 desa yaitu Desa Bunga, Mojopura Wetan, Mojopurogede, Sukowati, Bedanten, Sidomukti, Mlirang, Sidorejo, Masangan, Indrodelik, dan Sukorejo.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gresik, BPBD Provinsi Jawa Timur bersama unsur terkait, TNI, Polri, Tagana, relawan dan masyarakat melakukan penanganan bencana. "Logistik dan peralatan bantuan BNPB yang diserahkan kepada BPBD sebelumnya telah digunakan untuk membantu masyarakat korban banjir," ucap Sutopo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×