kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

572 rumah terendam banjir di Gresik


Jumat, 12 April 2013 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Harga batubara acuan (HBA) bulan November 2021 melonjak 33% menjadi US$ 215,01 per ton


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menguraikan, banjir yang menggenangi Gresik sejak Kamis (11/4) pukul 15.45 WIB itu, hingga saat ini masih menggenangi beberapa wilayah.

Tercatat 572 rumah yang tersebar 20 desa, 2 kecamatan di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur terendam banjir. "Satu orang meninggal dunia atas nama Mohammad Rizal Muhaimin (11 tahun) warga RT 21 RW 8. Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik akibat terseret arus sungai dan ditemukan pada Kamis (11/3) pukul 20.00 WIB," tutur Sutopo melalui pernyataan tertulis yang diterima KONTAN pada Jumat (12/4).  

Sutopo menguraikan, di Kecamatan Dukun, banjir merendam 235 rumah di 9 desa yaitu Desa Madumulyorejo, Trimenggal, Jerebeng, Sekargadung, Dukunanyar, Padang Bandung, Gedang Gedoan, Baron, dan Kalirejo. Sedangkan di Kecamatan Bunga sebanyak 337 rumah terendam banjir di 11 desa yaitu Desa Bunga, Mojopura Wetan, Mojopurogede, Sukowati, Bedanten, Sidomukti, Mlirang, Sidorejo, Masangan, Indrodelik, dan Sukorejo.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gresik, BPBD Provinsi Jawa Timur bersama unsur terkait, TNI, Polri, Tagana, relawan dan masyarakat melakukan penanganan bencana. "Logistik dan peralatan bantuan BNPB yang diserahkan kepada BPBD sebelumnya telah digunakan untuk membantu masyarakat korban banjir," ucap Sutopo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×