Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali memecahkan angka pergerakan kendaraan di jalan tol. PT Jasa Marga memproyeksikan 3,5-3,6 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode mudik.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwantono, menyebutkan bahwa angka tersebut merupakan hasil kalibrasi berkelanjutan berdasarkan data historis dan pola pergerakan kendaraan pada periode mudik tahun-tahun sebelumnya.
“Perkiraan pergerakan kendaraan pada Lebaran 2026 ini memang harus terus kami kalibrasi,” ujar Rivan di Menara Kompas, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Baca Juga: Akan Ada Diskon Tiket Mudik Lebaran, Cek Tanggal Merah & Cuti Bersama Idul Fitri 2026
Dari total pergerakan tersebut, Trans Jawa masih menjadi tujuan utama pemudik, dengan porsi sekitar 50 persen.
Sementara itu, 29 persen kendaraan diperkirakan mengarah ke Merak, dan sisanya menyebar ke berbagai wilayah lain di Pulau Jawa.
Lebih rinci, Jasa Marga mencatat bahwa dari sekitar 50–51 persen kendaraan yang menuju Trans Jawa, sebagian besar bergerak cukup jauh.
Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Diskon Besar-besaran Transportasi Mudik 2026
Sekitar 51 persen kendaraan diprediksi melaju hingga wilayah Semarang, sedangkan sekitar 48 persen lainnya mengarah ke Cirebon dan kawasan sekitarnya. Pola ini dinilai konsisten dengan tren perjalanan jarak jauh yang terjadi pada musim mudik sebelumnya.
Prediksi tersebut bukan tanpa dasar. Jasa Marga berkaca pada akurasi proyeksi lalu lintas saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.
Kala itu, perusahaan memprediksi pergerakan 2,9 juta kendaraan, dan realisasi di lapangan tercatat nyaris sama dengan angka proyeksi tersebut.
Baca Juga: Menko Airlangga Siapkan Diskon Tarif Pesawat untuk Mudik Lebaran 2026
“Harapan kami, perhitungan ini dapat terus digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” ucap Rivan.
Dengan prediksi yang semakin presisi, Jasa Marga berharap berbagai langkah antisipasi dapat disiapkan lebih matang, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga kesiapan infrastruktur, agar lonjakan kendaraan saat mudik Lebaran 2026 dapat terkelola dengan baik.
Selanjutnya: Vale Hentikan Operasi Sejumlah Unit Tambang, 2% Produksi Terdampak
Menarik Dibaca: Hujan Sejak Dini Hari, Simak Prakiraan BMKG Cuaca Besok (28/1) di Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













