kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

30.784 warga Jakarta mengungsi dari banjir


Minggu, 19 Januari 2014 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Cara Klaim Kode Redeem FF dan Free Fire MAX dengan Mudah, Hanya 4 Langkah Saja


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Banjir yang terus menggenangi beberapa wilayah di ibu kota Jakarta beberapa hari terakhir semakin menambah banyak jumlah warga yang terpaksa mengungsi. Kini jumlah warga yang terpaksa mengungsi meningkat menjadi 30.784 jiwa warga.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah tersebut bersumber dari data sementara Pusdalops BPBD DKI Jakarta. Saat ini para pengungsi tersebar di 140 titik pengungsian. "Sebanyak 48.263 jiwa (10.520 KK) terdampak langsung dari banjir.

Daerah yang terendam banjir meliputi 564 RT, 349 RW, 74 kelurahan di 30 kecamatan. Korban meninggal dunia tercatat 7 orang," kata Sutopo, Minggu, (19/1).

Dampak terparah dirasakan khususnya permukiman di bantaran sungai dan di bagian utara Jakarta. Berikut ini persebaran banjir di Jakarta hingga hari ini adalah:

Jakarta Timur:
Tinggi banjir (20 cm - 3 m), pengungsi 4.824 jiwa di 17 titik. Meninggal 3 jiwa

Jakarta Selatan:
Tinggi (10 cm - 2 m), pengungsi 8.332 jiwa di 30 titik. Meninggal 1 jiwa.

Jakarta Pusat:
Tinggi (5 cm - 1 m), pengungsi 1.505 jiwa di 4 titik.

Jakarta Barat:
Tinggi (10 cm - 1,5 m), pengungsi 8.314 jiwa di 49 titik. Meninggal 1 orang.

Jakarta Utara:
Tinggi (5-120 cm), pengungsi 7.809 jiwa di 40 titik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×