kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

3 Orang meninggal pasca divaksin AstraZeneca, begini kata Komnas KIPI


Jumat, 21 Mei 2021 / 15:13 WIB
3 Orang meninggal pasca divaksin AstraZeneca, begini kata Komnas KIPI
ILUSTRASI. 3 Orang meninggal pasca divaksin AstraZeneca, begini kata Komnas KIPI. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan.


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

"Besoknya dia ke puskesmas di Jakarta, sesak. Terus dia bilang di puskesmas juga bahwa sehari sebelum divaksin dia sudah sesak napas. Dia datang ke tempat vaksin, dia enggak bilang kalau dia sesak, divaksin. Besoknya sesak, diperiksa puskesmas dari pemeriksaan ini radang paru, jadi akhirnya meninggal," ujar Hindra. 

"Jadi, akhirnya meninggal 4 hari kemudian, bukan gara-gara vaksinnya, memang radang paru," imbuhnya. 

Terakhir, Hindra mengatakan, satu kasus meninggal dunia setelah divaksinasi AstraZeneca dialami salah seorang warga Ambon usia 45 tahun. 

Awalnya, ia mengeluhkan demam, batuk, dan pilek. Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan diketahui positif Covid-19 gejala berat. 

"Jadi, dia terpapar Covid-19, Covid-19-nya berat, akhirnya meninggal karena covid-19. Sebetulnya, yang sama batch nomornya itu yang di Jakarta," sebut Hindra.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Orang Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Ini Penjelasan Komnas KIPI"

Penulis: Haryanti Puspa Sari
Editor: Diamanty Meiliana

Selanjutnya: Di negara ini, sebagian warga anggap vaksin Covid-19 adalah setan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×