kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.627   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.662   42,42   0,64%
  • KOMPAS100 873   6,72   0,78%
  • LQ45 661   5,00   0,76%
  • ISSI 233   1,38   0,60%
  • IDX30 369   2,02   0,55%
  • IDXHIDIV20 456   1,86   0,41%
  • IDX80 99   0,77   0,78%
  • IDXV30 127   0,66   0,53%
  • IDXQ30 118   0,51   0,43%

2.484 Pasien Meninggal di Masa Omicron, Mayoritas Tanpa Komorbid dan Banyak Balita


Selasa, 22 Februari 2022 / 23:00 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan, puncak kematian akibat Covid-19 di Indonesia berpotensi terjadi pada rentang waktu 15-20 hari sesudah puncak kasus virus corona baru.

“Jadi, walaupun di beberapa provinsi seperti DKI Jakarta sudah mulai menurun, Bali juga sudah mulai menurun, tapi puncak kematiannya baru akan terjadi dua minggu sesudahnya,” katanya, dikutip dari setkab.go.id, Senin (21/2).

Untuk itu, Budi mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk menekan tingkat kematian akibat Covid-19. Salah satunya, dengan menghubungkan sistem BPJS Kesehatan dengan NAR Kementerian Kesehatan.

“Kami sudah melakukan kerjasama dengan BPJS agar semua (pasien) yang (memiliki) komorbid bisa kita identifikasi lebih dini. Jadi, walaupun kasusnya ringan, bisa segera langsung masuk karpet merah di rumah sakit-rumah sakit kita,” ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×