kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.160   7,00   0,04%
  • IDX 4.981   -115,75   -2,27%
  • KOMPAS100 641   -16,09   -2,45%
  • LQ45 507   -10,65   -2,06%
  • ISSI 166   -4,09   -2,40%
  • IDX30 285   -6,16   -2,12%
  • IDXHIDIV20 384   -7,42   -1,89%
  • IDX80 74   -1,79   -2,35%
  • IDXV30 107   -1,85   -1,70%
  • IDXQ30 95   -2,00   -2,05%

11 Pesan Mendagri untuk kepala daerah menjelang libur panjang


Jumat, 23 Oktober 2020 / 05:08 WIB
ILUSTRASI. Mendagri menerbitkan SE NOMOR 440/5876/SJ Tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Cuti Bersama Tahun 2020. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

4. Setelah kembali dari perjalanan luar daerah disarankan kembali melakukan test PCR atau Rapid Test untuk memastikan bahwa pelaku perjatanan tetap dalam keadaan negatif Covid-19. 

Jika positif agar segera melaksanakan isolasi mandiri atau karantina di fasilitas yang telah disiapkan pemerintah. 

Baca Juga: 4 Cara mencegah penularan virus corona saat berwisata

5. Agar setiap daerah agar memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing dengan mengintensifkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di lingkungannya baik pada level provinsi, kabupaten/kota/kecamatan/kelurahan dan desa serta RT/RW diantaranya dengan konsep kampung/desa tangguh, RT/RW tangguh bebas Covid-19 sesuai dengan kebijakan lokal masing-masing. 

6. Untuk menjaga agar kelurahan/desa bebas Covid-19 diantaranya dengan meyakinkan pengunjung suatu lingkungan tersebut dengan membawa surat hasil test PCR/rapid test yang menjelaskan bahwa pengunjung negatif Covid-19. 

7. Mengidentifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan agar memiliki protokol kesehatan yang baik, memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak. 

Baca Juga: Cuti bersama, pergerakan orang akan naik 20%, tak ada kompromi protokol kesehatan

Kemudian, membatasi jumlah wisatawan sampai dengan 50 persen, mencegah terjadinya pesta dengan kerumunan terbuka/tertutup yang membuat tidak bisa jaga jarak, termasuk penggunaan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara masif. 




TERBARU

[X]
×