kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

1 Mei libur, 10.000 buruh tetap akan demo


Senin, 28 April 2014 / 15:59 WIB
ILUSTRASI. Gunung Semeru Erupsi 4 Desember 2022, Ribuan Warga Mengungsi, Status Naik Jadi Awas


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Akhirnya pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur untuk memperingati hari Buruh Sedunia.

Namun, para buruh mengaku akan tetap melakukan aksi unjuk rasa untuk memperjuangkan aspirasi mereka pada hari tersebut.

Ketua Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos, mengatakan, bahwa pada 1 Mei tersebut, pihaknya akan menurunkan sebanyak 10.000 buruh di Jakarta.

"Kami akan menuntut kembali kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah upah layak nasional, outsourcing, jaminan sosial, diturunkannya harga kebutuhan pokok, serta perlindungan terhadap buruh perempuan dan buruh migran," kata Nining di kantor KASBI di Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (28/4/2014).

Nantinya, lanjut Nining, aksi tersebut, akan didukung oleh gabungan dari berbagai buruh di Jabodetabek. "Tapi untuk Jakarta sendiri, akan ada 10.000 buruh," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×