kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.340
  • LQ451.101,79   1,60   0.15%
  • SUN105,56 -0,84%
  • EMAS588.852 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kronologi rekayasa tabrak tiang listrik Setnov

Rabu, 10 Januari 2018 / 19:52 WIB

Kronologi rekayasa tabrak tiang listrik Setnov

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada manipulatif data dalam kecelakaan Setya Novanto saat 16 November 2017 lalu.

Dalam pemaparannya kepada wartawan, Pimpinan KPK Basaria Panjaitan mengatakan kronologi kejadian tersebut. Berawal pada Rabu, 15 November 2017 di jam kerja, Setya Novanto diagendakan diperiksa sebagai tersangka atas fugaan e-KTP.

Saat itu Setya Novanto tidak datang dan mengirimkan surat kepada KPK. Lalu, di hari yang sama pukul 21.40, KPK mendatangi rumah Setya Novanto di Jl. Wijaya XIII, Melawai, Kebayoran Baru dengan membawa surat perintah penangkapan dan penggeledahan.

"SN (Setya Novanto) tidak di tempat, hingga proses pencarian di rumah tersebut dilakukan sampai pukul 02.50 WIB dini hari ," ungkapnya, Rabu (10/1).

Berikutnya, KPK pun mengimbau Setya Novanto untuk menyerahkan diri. Lalu keesokannya, 16 Desember 2017 tidak ada pemberitahuan penyerahan diri.

Namun di malam harinya Setya Novanto mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik dan dibawa ke RS Medika Permata HIjau. Tapi, meski diakui kecelakaan namun Setya Novanto tidak dibawa ke IGD, melainkan langsung langsung ke rawat inap VIP.

Diketahui lebih lanjut, ternyata Bimanesh Sutarjo, dokter RS Medika Permata Hijau telah bekerjasama untuk memasukkan Setya Novanto ke rumah sakit untuk dilakukan rawa inap dengan data-data medis yang diduga dimanupulatif.

"Data-data yang diduga dimanipulatif sedemikian rupa itu untuk menghindari peanggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK," tambah Basaria.

Atas kejadian tersebut KPK telah menetapkan Bimanesh dan mantan kuasa hukum Setya Novanto Fredrich Yunadi sebagai tersangka. Keduanya melanggar, Pasal 21 UU No.31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Reporter Sinar Putri S.Utami
Editor : Yudho Winarto

KASUS SETYA NOVANTO

Berita terbaru Nasional

TERBARU
MARKET
IHSG
9,63
6.500,53
0.15%
 
US/IDR
13.334
0,02
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy