kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.597
  • EMAS594.906 0,17%

Kejagung akan Lawan Kasasi Antasari

Selasa, 22 Juni 2010 / 10:06 WIB

Kejagung akan Lawan Kasasi Antasari



Berita Terkait

JAKARTA. Kejaksaan Agung menegaskan, lembaganya akan menghadapi upaya hukum kasasi yang diajukan oleh pihak Antasari Azhar. "Protap (Prosedur tetap)-nya, kalau penaseiat hukum mengajukan kasasi, kita buat kontra memori kasasi," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Didiek Darmanto Selasa (22/6).

Didiek bilang, kontra memori akan disiapkan jaksa setelah pihak Antasari resmi mengajukan kasasi. "Kejaksaan harus menyiapkan kontra memori kasasi jika kasasi diajukan kuasa hukum," tegasnya.

Meski begitu, Didiek mengatakan, kejaksaan mungkin juga akan melayangkan kasasi. Hal ini akan diputuskan setelah para jaksa
mempelajari surat keputusan resmi yang disampaikan PT DKI. "Kita pelajari dahulu. Jika memang kejaksaan perlu mengajukan kasasi, akan kami ajukan," katanya.

Tim Kuasa Hukum terdakwa Antasri Azhar segera mengajukan memori kasasi melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menolak pengajuan banding pihak Antasari Azhar. Kuasa Hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, mengatakan pihaknya mengajukan kasasi lantaran pengadilan sama sekali tidak mempertimbangkan saksi-saksi yang meringankan.

"Dalam satu dua mingu ini akan kita layangkan memori bandingnya. Sementara memori kasasi masih kami susun sambil menunggu surat resmi putusan Pengadilan Tinggi DKI," ujar Ari Yusuf.

Ari bilang, majelis hakim banding di PT DKI, seperti hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kembali tak mempertimbangkan
kesaksian dan bukti yang menyangkal keterlibatan Antasari dalam pembunuhan direktur PT Rajawali Putra banjaran, Nasruddin Zulkarnaen. Di antara kesaksian yang tak dipertimbangkan tersebut adalah kesaksian mantan Kapolres Jakarta Selatan, Kombespol Wiliardi Wizar yang menyatakan ada rekayasa untuk menjebak antasari dalam perkara ini.

Ari menegaskan, hakim juga tak mempertimbangkan kesaksian dari Ahli Teknologi Informasi (TI) ang menyatakan bahwa SMS berisi ancaman kepada Nasruddin bukan berasal dari telepon genggam Antasari. "Itu yang tidak lazim. Seharusnya diterangkan kenapa kesaksian dan bukti yang lain tidak dipakai oleh PT DKI dan PN Jaksel," tegasnya.



Reporter: Epung Saepudin
Editor: Tri Adi

KASUS ANTASARI

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0604 || diagnostic_web = 0.3402

Close [X]
×