NASIONAL
Berita
DPR setuju remunerasi TNI di 2014 naik 20%

REMUNERASI TNI

DPR setuju remunerasi TNI di 2014 naik 20%


Telah dibaca sebanyak 35358 kali
DPR setuju remunerasi TNI di 2014 naik 20%

JAKARTA. Komisi I DPR akhirnya menyetujui usulan kenaikan tunjangan kinerja atau remunerasi bagi prajurit TNI dari 37% saat ini menjadi 57% atau naik 20% mulai tahun 2014.

Demikian hal itu diungkapkan Panglima TNI Jendral Moeldoko seusai upacara penobatan dirinya sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/11).

"Itu (kenaikan renumerasi) sudah saya sampaikan ke pimpinan Komisi I DPR dan mereka setuju, karena itu insya-Allah akan dimulai 2014," kata Moeldoko seperti dikutip dari Sekretariat Kabinet.

Moeldoko optimistis, kenaikan remunerasi itu akan meningkatkan kesejahteraan para prajurit TNI.

Dia menambahkan, selain mengusulkan kenaikan remunerasi yang disetujui DPR, pihaknya juga menaikkan anggaran sistem kesenjataan, dari 42% menjadi 53%.

Ia menyebutkan, pada 2014 akan datang 37 tank baru dari Rusia serta alutsista baru dari Korea (Selatan).

Selain itu, Mabes TNI juga melakukan pemekaran organisasi komando utama TNI, di antaranya pembentukan Pasukan Marinir 3 di Sorong, Papua.

Selama ini hanya ada dua pasukan Korps Marinir TNI AL (lebih besar ketimbang divisi di TNI AD), yaitu Pasukan Marinir 1 di Surabaya dan Pasukan Marinir 2 di Jakarta. 

Telah dibaca sebanyak 35358 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..