kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.559   -34,73   -0,46%
  • KOMPAS100 1.040   -10,36   -0,99%
  • LQ45 744   -12,17   -1,61%
  • ISSI 273   -1,59   -0,58%
  • IDX30 401   -0,83   -0,21%
  • IDXHIDIV20 487   -2,68   -0,55%
  • IDX80 116   -1,41   -1,20%
  • IDXV30 139   0,63   0,45%
  • IDXQ30 128   -0,94   -0,72%

Zulhas Jamin Pasokan Pangan Untuk Jamaah Haji, Bisa Kirim Makanan Siap Saji


Selasa, 21 April 2026 / 15:31 WIB
Zulhas Jamin Pasokan Pangan Untuk Jamaah Haji, Bisa Kirim Makanan Siap Saji
ILUSTRASI. Pemerintah memastikan pasokan pangan jemaah haji aman di Arab Saudi, bahkan di tengah konflik.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan pasokan pangan untuk calon jemaah haji tercukupi di tengah konflik di Timur Tengah. 

Zulhas mengatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan segala opsi termasuk menyediakan makanan siap saji untuk konsumsi selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. 

"Jadi jemaah haji kita soal makanan tidak usah khawatir ada makanan siap saji ada makan di sana insyaAllah lengkap tidak kurang apapun," kata Zulhas dalam konferensi pers di Kantornya, Selasa (21/4/2026). 

Baca Juga: PPN Jalan Tol Berpotensi Sumbang Rp 4,1 Triliun, Pakar Ingatkan Risiko ke Investasi

Pemerintah melalui Menteri Perdagangan juga telah melakukan menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) bersama dengan otoritas Arab Saudi untuk bisa kirim paket makanan khusus untuk jamaah haji Indonesia. 

Zulhas menjelaskan saat ini sudah ada UMKM yang bisa memiliki teknologi untuk mengelola makanan siap saji (RTE). Para UMKM ini menurutnya bisa melakukan ekspor langsung ke Arab Saudi. 

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf turut memastikan pasokan pangan para calon jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. 

Irfan mengatakan ada beberapa waktu tertentu para jemaah akan diberikan makanan siap saji yang dipasok dari tanah air. 

"Ada hari-hari tertentu yang menggunakan RTE yang dipasok dari dalam negeri, tapi mayoritas menggunakan masak dari dapur," jelas Irfan. 

Adapun pemerintah menyiapkan 3 juta paket makanan siap saji yang akan diberikan kepada 200.000 jemaah selama 6 hari saat melakukan tahapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). 

Baca Juga: Dasco Minta RUU Pemilu Tidak Diburu-Buru, Apa Alasannya?

"Karena waktu itu sangat padat sehingga untuk makanan fresh kayaknya susah dikirim, maka kita pakai RTE itu," ungkap Irfan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×