kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   7,00   0,04%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Yusril: Serahkan pemilihan Gubernur Yogyakarta kepada rakyat


Kamis, 24 Februari 2011 / 13:03 WIB
ILUSTRASI. Bendera Finlandia


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ahli hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra mengusulkan pemilihan kepala Daerah Istimewa Yogyakarta diserahkan kepada warga Yogyakarta. Menurutnya, pemerintah harus memperhatikan aspirasi rakyat Yogyakarta.

Usulan Yusril ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR. Mantan Menteri Kehakiman ini diminta sebagai ahli dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta. "Jika hal ini tidak dilakukan maka akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti keributan dan kerusuhan," kata Yusril.

Selain itu, Yusril mengatakan UU tersebut harus mengakui Kesultanan Yogyakarta sebagai Gubernur atau Kepala Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. "Jika ada permasalahan lain seperti permasalahan umur sultan yang sudah terlalu tua itu serahkan saja ke rakyat Yogyakarta," tambahannya.

Selain itu, Yusril menyarankan Rancangan Undang-Undang Daerah Istimewa Yogyakarta lebih praktis dan simpel. Dia menyarankan, RUU tersebut tidak mengatur ketatanegaraan DI Yogyakarta.

Sebab, Yusril mengatakan, undang-undang yang ada terlalu rinci. Bila terlalu rinci, dia bilang akan semakin terlihat kekurangannya. "Setidaknya kita lebih melangkah dari UU Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Istimewa Yogyakarta," tegasnya.

Penyusunan RUU Keistimewaan Yogyakarta ini menuai polemik. Pemerintah pusat menginginkan adanya pemilihan gubernur. Sebagian warga Yogyakarta menolak niat pemerintah itu. Mereka ingin agar Sultan Yogyakarta langsung ditetapkan sebagai kepala daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×