kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Wow, pemerintah bakal akuisisi perusahaan minyak di luar negeri


Sabtu, 24 Agustus 2019 / 06:15 WIB


Reporter: Grace Olivia, SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam rangka memperkuat neraca transaksi berjalan, pemerintah menyiapkan sebuah terobosan. Yakni, kebijakan merger dan akuisisi (M&A) pada perusahaan-perusahaan minyak di luar negeri, baik lokal maupun multinasional.

Pemerintah akan menjalankan strategi merger dan akuisisi tersebut melalui dua model.

Pertama, dengan mengakuisisi secara mayoritas pada perusahaan multinasional yang sehat dan kemudian menjadi pemegang saham pengendali. Sehingga, Indonesia mempunyai wakil dalam struktur pengurus dan bisa ikut mengendalikan kebijakan perusahaan.

Kedua, dengan mengakuisisi perusahaan minyak yang secara finansial kurang sehat, namun memiliki cadangan minyak tinggi.

"Perusahaan ini bisa diakuisisi dengan harga murah dan tidak membebani APBN, yang kemudian disehatkan melalui kebijakan korporasi tertentu," tulis pemerintah dalam Nota Keuangan berserta RAPBN 2020.

Baca Juga: Pemerintah akan kuncurkan Rp 17,7 triliun PMN untuk BUMN tahun depan

Harapannya, terobosan kebijakan tersebut bisa mendukung peningkatan produksi migas. Sekaligus, menekan angka impor bahan bakar minyak (BBM) yang bermuara pada penciptaan surplus transaksi berjalan secara bertahap.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×