kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sekitar 90% penyebaran virus corona melalui tiga hal ini


Minggu, 05 April 2020 / 15:36 WIB
Municipal workers disinfect streets at downtown Cascais, to stop the spread of coronavirus disease (COVID-19), Portugal March 28, 2020. REUTERS/Rafael Marchante TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk terus melawan penyebaran wabah virus corona COVID-19.  Salah satu caranya adalah dengan mengenali cara penyebaran wabah COVID-19 ini.

Wiku mengatakan, masyarakat harus mengetahui cara penyebaran virus corona ini. Menurutnya, sekitar 90% kasus penyebaran wabah virus corona melalui tiga pintu.

Baca Juga: Masker kain hanya tangkal virus hingga 70%, masyarakat diminta tetap jaga jarak

Yakni melalui mata, hidung dan mulut. Hal itu terjadi melalui tangan yang menyentuh tiga area tersebut.

"Karena itu, penggunaan masker kain tiga lapis serta cuci tangan sangat penting," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Minggu (5/4).

Ia  menjelaskan, dengan melihat kondisi ini, maka masyarakat harus disiplin untuk memotong penyebaran virus ini. Maka disiplin tinggal di rumah, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan merupakan salah satu solusinya.

Baca Juga: Polisi tegaskan akan bubarkan pengumpulan massa dan imbau tidak mudik

Sementara itu, dalam menggunakan masker, masyarakat cukup menggunakan masker kain saja.

Sementara bagi tenaga medis yang langsung bersinggungan dengan pasien corona harus menggunakan masker bedah atau masker N95 yang tingkat pengamanannya lebih ketat untuk mencegah wabah ini menular.




TERBARU

[X]
×