kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.337   35,43   0,56%
  • KOMPAS100 829   6,30   0,77%
  • LQ45 632   4,70   0,75%
  • ISSI 219   2,04   0,94%
  • IDX30 353   2,32   0,66%
  • IDXHIDIV20 429   1,61   0,38%
  • IDX80 95   0,70   0,74%
  • IDXV30 118   0,79   0,67%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Prabowo Pamer BUMN Makin Cuan, Laba Melonjak 75,3% Jadi Rp 326 Triliun di 2025


Jumat, 14 Agustus 2026 / 11:58 WIB
Prabowo Pamer BUMN Makin Cuan, Laba Melonjak 75,3% Jadi Rp 326 Triliun di 2025
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto memamerkan kinerja BUMN semakin membaik setelah dilakukan pembenahan besar-besaran (Dok/TV Parlemen)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID- JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memamerkan kinerja perusahaan pelat merah yang disebutnya semakin membaik setelah dilakukan pembenahan besar-besaran. Ia mencatat, keuntungan bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencapai Rp 326 triliun pada 2025, atau melonjak 75,3% dibandingkan 2024.

Prabowo mengatakan, perbaikan kinerja BUMN dilakukan bersamaan dengan upaya pemerintah membenahi laporan keuangan perusahaan negara. Menurutnya, pemerintah tidak ingin lagi memberikan toleransi terhadap laporan yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

“Karena perbaikan-perbaikan yang kita kerjakan, pada tahun 2025 keuntungan BUMN mencapai Rp 326 triliun. Naik 75,3% dari 2024,” ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Bangun Sekolah Rakyat, Prabowo Beberkan Kisah Anak Mengayuh Sepeda Bawa 30 kg Ikan

Prabowo mengatakan pemerintah sebelumnya melakukan koreksi terhadap laporan keuntungan sejumlah BUMN. Setelah dilakukan koreksi, keuntungan BUMN pada 2024 tercatat sebesar Rp 186 triliun.

Sementara itu, dividen BUMN yang disetorkan pada 2024 mencapai Rp 85,5 triliun.

“Kita telah mengoreksi laporan keuntungan dari banyak BUMN. Setelah kita koreksi, hasil BUMN tahun 2024 menjadi Rp 186 triliun. Dividen BUMN di tahun 2024 adalah Rp 85,5 triliun,” katanya.

Menurut Prabowo, pembenahan BUMN juga tercermin dari kinerja sejumlah perusahaan negara sepanjang enam bulan pertama 2026.

Ia mencontohkan, laba bersih PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) meningkat 408,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Di enam bulan pertama tahun 2026 ini, untung bersih PT Semen Indonesia naik 408,9%!” tegas Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Apresiasi Kinerja Danantara, Usulkan Pimpinan dapat Bintang Kehormatan

Selain Semen Indonesia, Prabowo mencatat laba bersih PT Pupuk Indonesia meningkat 252,8%. Kemudian, laba bersih PT Pertamina naik 86%, Pegadaian naik 84,4%, Pelindo naik 60,4%, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) naik 54,4%.

“Untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Untung bersih PT Pertamina naik 86%. Untung bersih Pegadaian naik 84,4%,” ujar Prabowo.

“Saudara-saudara, untung bersih Pelindo naik 60,4%. Dan untung bersih PTPN naik 54,4%,” lanjutnya.

Prabowo juga menyoroti kinerja PT Timah Tbk (TINS). Dalam enam bulan pertama 2026, perusahaan tambang timah tersebut disebut telah mencatat keuntungan Rp 2,7 triliun.

Menurut Prabowo, angka tersebut sekitar sembilan kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau meningkat sekitar 900%.

“Dalam enam bulan 2026 PT Timah telah capai keuntungan Rp 2,7 triliun, atau sembilan kali lebih tinggi dibanding periode yang sama dari tahun yang lalu. Artinya 900% dalam enam bulan,” kata Prabowo.

Kinerja PT Timah juga disebut tercermin dari kenaikan valuasi perusahaan. Prabowo mengatakan valuasi PT Timah pada Agustus 2026 telah meningkat 280% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Prabowo Klaim Sudah Hemat Rp 50 Triliun dari Penutupan BUMN, Target Rp 70 Triliun

“Karena PT Timah adalah Tbk, valuasinya sekarang naik 280% di bulan Agustus 2026 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.

Tak hanya perusahaan tambang dan industri, Prabowo turut menyoroti pembenahan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Menurutnya, maskapai tersebut mulai menunjukkan pemulihan setelah sebelumnya menghadapi persoalan keuangan dan banyak pesawat yang tidak beroperasi.

Prabowo mengatakan, pemerintah telah melakukan reaktivasi terhadap pesawat-pesawat Garuda Indonesia yang sebelumnya grounded. Hingga Juni 2026, sebanyak 20 pesawat berhasil diaktifkan kembali sehingga total pesawat yang beroperasi menjadi 140 unit.

“Garuda Indonesia yang hampir dipailitkan, yang pesawatnya adalah puluhan pesawat di-grounded, tidak bisa mereka perbaiki, kini kita berhasil reaktivasi pesawat-pesawat yang grounded,” kata Prabowo.

Ia mengatakan Garuda Indonesia kini memiliki peluang untuk kembali mencatatkan keuntungan. Prabowo berharap maskapai tersebut sudah mulai mencetak laba pada awal 2027.

“Garuda Indonesia yang sudah sekian tahun rugi, sekarang sudah ada harapan untuk kembali untung. Kalau kemarin tidak terjadi perang di Timur Tengah, sesungguhnya bulan Juli ini Indonesia sudah untung. Kita sekarang berharap di awal tahun 2027 mereka sudah mulai untung,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Bercanda soal Purbaya: Saya Umumkan Subsidi Ditambah, Beliau Mengkerut

Prabowo menegaskan, pembenahan BUMN harus dilakukan berdasarkan data dan laporan keuangan yang akurat. Ia tidak ingin perusahaan negara menggunakan angka yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

“Saya juga ingatkan di sini bahwa kita tidak mau toleransi dengan permainan angka, dengan laporan palsu. Kita harus dapat angka-angka yang benar, angka yang tepat, walaupun kadang-kadang pahit,” tegas Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×