kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Prabowo Klaim Program Cek Kesehatan Gratis Telah Jangkau 108 Juta Orang


Jumat, 14 Agustus 2026 / 11:58 WIB
Prabowo Klaim Program Cek Kesehatan Gratis Telah Jangkau 108 Juta Orang
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR 2026 (Dok/TV Parlemen)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 108 juta orang sejak diluncurkan pada Februari 2025. 

Pemerintah menargetkan layanan tersebut terus diperluas untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Pemerintah Sudah Layani 10,5 Juta Peserta Cek Kesehatan Gratis

Prabowo merinci, pada 2025 tercatat sebanyak 70,2 juta orang mengikuti program CKG. Sementara hingga akhir Juni 2026, jumlah peserta tercatat 59,5 juta orang. Sebagian masyarakat tercatat mengikuti pemeriksaan pada kedua periode tersebut.

"Sejak diluncurkan pada Februari 2025, program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 108 juta orang," kata Prabowo.

Meski cakupan peserta telah mencapai puluhan juta orang, Prabowo mengakui pemerintah masih menghadapi tantangan dalam mendorong masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Menurut dia, masih ada masyarakat yang enggan melakukan pemeriksaan karena khawatir mengetahui penyakit yang dideritanya.

"Kita menghendaki ini harus lebih baik lagi, tapi ada sementara rakyat Indonesia yang takut cek kesehatan, takut ketahuan sakitnya apa," ujar Prabowo.

Untuk memperluas akses layanan, pemerintah kini menyediakan layanan kesehatan gratis melalui 10.255 puskesmas yang tersebar di 38 provinsi.

Baca Juga: Ambisi Zero Accident di Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo mengatakan pemerataan layanan kesehatan juga dilakukan melalui pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Pemerataan layanan juga terus dilakukan. Pemerintah telah membangun 66 rumah sakit umum daerah di daerah tertinggal, terdepan dan terluar," kata Prabowo.

Dari jumlah tersebut, Prabowo menyebut 20 rumah sakit umum daerah baru telah selesai dibangun dan sudah beroperasi.

Prabowo menegaskan perluasan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembangunan fasilitas kesehatan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan hingga ke daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×