kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Wapres Ma'ruf Amin minta akses air minum melalui pipa ditingkatkan


Senin, 02 Desember 2019 / 19:40 WIB
Wapres Ma'ruf Amin minta akses air minum melalui pipa ditingkatkan
ILUSTRASI. Wakil Presiden Ma'ruf Amin

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar akses terhadap sumber daya air minum layak melalui perpipaan ditingkatkan. Hal ini mengingat akses air minum melalui perpipaan di Indonesia msih relatif rendah.

Berdasarkan data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas), hingga 2018 akses air minum layak di Indonesia sudah 87,75%, namun akses perpipaan baru mencapai 20,14%.

Baca Juga: Ma’ruf Amin: Minimnya sanitasi dan air bersih jadi pemicu masalah kesehatan

"Indonesia adalah anggota negara G20, jadi kita harus berusaha keras agar akses terhadap air minum yang aman melalui perpipaan harus menjadi tujuan kita agar paling tidak sejajar dengan negara tetangga kita," tutur Ma'ruf Amin, Senin (2/12).

Sementara itu, Menteri PPN/Kelapa Bappenas  Suharso Monoarfa mengatakan, selain melalui perpipaan, akses air minum pun dilakukan secara swadaya.

Namun, kata Suharso, akses air secara swadata tersebut tak didukung oleh pemerintah karena sulit memastikan kualitas dan kontinuitas. Selain itu, memunculkan dampak pada lingungan yakni berkurangnya cadangan air tanah dan turunnya permukaan tanah.

Baca Juga: Bappenas: Butuh Rp 404 triliun untuk capai target sanitasi&air minum layak pada 2024

Bappenas pun menargetkan pada 2024, rumah tangga dengan akses air minum yang layak akan menjadi 100%, dimana terdapat 30% akses perpipaan dan 15% akses air minuman aman. Dalam jangka panjang, atau dalam RPJMN 2025-2029, ditargetkan rumah tangga akan memiliki akses air minum aman sebesar 54%.




TERBARU

×