kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Wakapolri diperiksa KPK, ini jawaban Kabareskrim


Rabu, 06 Maret 2013 / 13:45 WIB
ILUSTRASI. Minion merupakan salah satu karakter dalam film Despicable Me yang tentunya menambah kelucuan film animasi ini. REUTERS/Phil McCarten/File Photo


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemeriksaan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Nanan Sukarna oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi simulator SIM ditanggapi santai oleh kubu Mabes Polri.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Sutarman bilang, rekannya itu dimintai keterangan lantaran pernah menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwarsum) di Mabes Polri. "Saya kira tidak ada masalah. Itu terkait dengan pengawasan beliau di Itwasum," kata Sutarman saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

Ia menduga, kapasitasnya Nanan yang saat itu menjabat sebagai Irwasum itulah yang dijadikan alasan KPK memeriksa yang bersangkutan. Apalagi, kata Jenderal bintang tiga itu, proyek simulator pernah di audit investigasi oleh Itwasum.

Sutarman menilai, merupakan sesuatu yang hal yang wajar jikalau KPK meminta keterangan pihak-pihak yang dianggap mengetahui kasus tersebut, termasuk Nanan Sukarna. "Proses hukumnya seperti itu, kami ikuti," tandasnya.

Seperti diketahui, Wakapolri Nanan Sukarna pagi ini (6/3) telah hadir di kantor KPK guna memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan simulator.

Menurut Kepala Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha yang bersangkutan akan diminta menjadi saksi atas tersangka mantan Kepala Korlantas Polri Irjen Djoko Susilo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×