kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.706   30,00   0,17%
  • IDX 6.096   -222,28   -3,52%
  • KOMPAS100 804   -28,48   -3,42%
  • LQ45 616   -14,66   -2,32%
  • ISSI 215   -10,30   -4,57%
  • IDX30 353   -7,52   -2,09%
  • IDXHIDIV20 441   -7,90   -1,76%
  • IDX80 93   -3,00   -3,13%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -2,11   -1,79%

Virus corona membuat devisa impor ikut anjlok


Selasa, 03 Maret 2020 / 17:39 WIB
ILUSTRASI. Konferensi pers Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea dan Cukai, Syarif Hidayat di Jakarta (3/3/2020). Bea Cukai catat sejak virus corona merebak pada akhir 2019 sampai dengan akhir bulan lalu, devisa impor telah berkontraksi.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi Mahadi

Berdasarkan sebaran negara importir, devisa atas barang-barang China pada akhir bulan lalu koreksi 42,2% atau setara US$ 463 juta. 

Bea Cuka menghitung pencapaian tersebut dihitung sebelum virus corona menyebar yakni pada November 2019. Sementara pada pekan pertama virus korona merebak, devisa impor China sudah jatuh menjadi US$ 692 juta.

Baca Juga: Kontak dengan orang Singapura terjangkit corona, 15 warga Batam dikarantina

Di sisi lain, devisa impor lima negara teratas yakni Jepang, Korea Selatan, Thailand, Singapura, dan Amerika Serikat (AS) pada periode sama hanya koreksi 2,6% atau setara US$ 1,16 miliar. 

Syarif bilang penurunan kelima negara ini cenderung terjaga, sekalipun turun karena memang aktivitas ekonomi secara global yang belum pulih. Bea Cukai juga mencatat, semua jenis barang impor turun mulai dari komoditi semi-semi manufaktur, komputer, mesin, tekstil, hingga handphone

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×