kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Vaksinasi tahap ketiga Covid-19 diharapkan tepat sasaran sesuai persebaran penduduk


Selasa, 18 Mei 2021 / 20:13 WIB
ILUSTRASI. Vaksinasi tahap ketiga Covid-19 diharapkan tepat sasaran sesuai persebaran penduduk


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

"Yang penting 70% dari total penduduk masing-masing kabupaten/kota (mendapat vaksinasi). Itu yang menjadi target nasional," tutur Saleh.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tahapan vaksinasi ini akan memprioritaskan masyarakat rentan dengan memperhatikan aspek geospasial dan aspek sosial ekonomi.

Adapun dari aspek geospasial, vaksinasi tahap ketiga akan menyasar masyarakat rentan yang berada pada wilayah zona merah, khususnya daerah dengan kasus Covid-19 tinggi serta daerah dengan kecenderungan angka kasus yang tak kunjung turun. 

Baca Juga: Kadin yakin partisipasi vaksinasi gotong royong akan meningkat

Kemudian berdasarkan aspek sosial ekonomi, vaksinasi tahap ketiga akan menyasar masyarakat rentan dengan sosial ekonomi bawah.

"Aspek ekonomi dan sosial ini tentunya sangat luas, artinya tentu yang ekonominya ke bawah, kemudian secara sosial ini juga kurang beruntung, ini yang kita dahulukan. Termasuk kelompok-kelompok misalnya orang dengan disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa ini juga masuk kelompok yang paling rentan. Inilah yang kemudian kita dahulukan dulu pada proses vaksinasi ini," jelas Nadia dalam Dialog Produktif Virtual yang digelar KPC-PEN, Selasa (18/5).

Selanjutnya: Vaksinasi gotong royong diyakini bakal gairahkan investasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×