kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Utang pemerintah makin mendekati Rp 5.000 triliun per Februari 2020


Kamis, 19 Maret 2020 / 17:17 WIB
Utang pemerintah makin mendekati Rp 5.000 triliun per Februari 2020
ILUSTRASI. Suasana perdagangan saham di Divisi Treasury Bank Negara Indonesia (BNI) Jakarta, Selasa (1/11). Selama 1 bulan terakhir saham BNI dengan kode saham BBNI tumbuh 0,450 %, secara year on year tumbuh 17,25 %. Per selasa 01/11/2016 harga saham BBNI diperdagan


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Pinjaman luar negeri berasal dari pinjaman bilateral Rp 307,96triliun, pinjaman multilateral Rp 438,74 triliun, dan pinjaman bank komersial Rp 40,4 triliun. 

Secara nominal, kontribusi terbesar utang pemerintah berasal dari penerbitan SBN domestik yaitu 62,07% dari total utang pemerintah.

Baca Juga: Naik 37%, penyaluran pembiayaan SMF tembus Rp 12,45 triliun di 2019

Kemenkeu menjelaskan, rasio utang pada posisi 30,82% dari PDB relatif terjaga di tengah di tengah tekanan pandemi Covid-19 dan gejolak perang dagang, serta perang harga minyak dunia yang turut memperlambat ekonomi global.

“Ini menunjukkan bahwa kapasitas ekonomi Indonesia secara agregat mampu menutup lebih dari 3 kali jumlah posisi utang Pemerintah,” tutur Kemenkeu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×