kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Utang luar negeri swasta meningkat 0,2% pada kuartal III 2021


Senin, 15 November 2021 / 12:31 WIB
ILUSTRASI. Pajak Obligasi. Utang luar negeri swasta meningkat 0,2% pada kuartal III 2021


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Posisi Utang Luar Negeri (ULN) swasta tercatat meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya. ULN swasta pada  kuartal III 2021 tercatat tumbuh sebesar 0,2% year on year (yoy) atau US$ 208,5 miliar, setelah pada periode sebelumnya mengalami kontraksi 0,3% yoy.

“Dengan perkembangan tersebut, maka posisi ULN swasta pada triwulan III 2021 tercatat sebesar US$ 208,5 miliar,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Selasa (15/11).

Erwin Haryono mengatakan, pertumbuhan ULN swasta tersebut disebabkan oleh pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan sebesar 1,0% yoy, melambat dari 1,6% yoy pada triwulan II 2021.

Baca Juga: Saat ini jumlah piutang yang diurus PUPN sebanyak 50.769 berkas kasus

Sementara itu, pertumbuhan ULN lembaga keuangan mengalami kontraksi sebesar 2,7% yoy lebih rendah dari kontraksi kuartal sebelumnya sebesar 6,9% yoy.

Berdasarkan sektornya, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan, dengan pangsa mencapai 76,4% dari total ULN swasta.

ULN tersebut masih didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 76,1% terhadap total ULN swasta.

Sebagai informasi, posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir kuartal III 2021 tercatat sebesar tumbuh 3,7% yoy atau US$ 423,1 miliar  setara dengan Rp 6.008 triliun. Posisi utang ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya yakni sebesar 2,0% yoy.

Selanjutnya: Asosiasi kurator dukung penyelesaian utang Garuda lewat pengadilan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×