kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.969   -26,00   -0,15%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Utang Luar Negeri BUMN Naik , Capai Rp 715,3 Triliun per April 2025


Selasa, 17 Juni 2025 / 04:00 WIB
Utang Luar Negeri BUMN Naik , Capai Rp 715,3 Triliun per April 2025
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) mencatat total utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalami peningkatan pada April 2025.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat total utang luar negeri (ULN) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalami peningkatan pada April 2025.

Berdasarkan perhitungan KONTAN, total ULN BUMN mencapai US$ 43,93 miliar pada April 2025 atau setara Rp 715,3 triliun (kurs Rp 16.274,95 per dolar AS).

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,18% year on year (yoy) dibandingkan posisi April 2024 sebesar US$ 43,85 miliar.

Namun, secara bulanan, ULN mengalami penurunan dari posisi US$ 44,72 miliar pada Maret 2025.

Baca Juga: Inoac Andalkan QR Code untuk Lawan Pemalsuan Kasur

Secara rinci, ULN BUMN di sektor perbankan menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Pada April 2025, utang bank BUMN mencapai US$ 7,57 miliar, meningkat dari US$ 7,54 miliar di bulan sebelumnya.

Angka ini bahkan jauh melampaui posisi April 2024 yang hanya US$ 5,74 miliar. 

Di sisi lain, ULN BUMN dari sektor lembaga keuangan bukan bank (LKBB) relatif stabil. Pada April 2025, angkanya tercatat US$ 1,26 miliar, sama dengan posisi Maret 2025. 

Angka ini sedikit menurun dibandingkan April 2024 yang mencapai US$ 1,37 miliar. 

Dan terakhir, sektor perusahaan bukan lembaga keuangan tetap menjadi kontributor terbesar dalam total ULN BUMN, meskipun menunjukkan tren penurunan. 

Pada April 2025, ULN sektor ini mencapai US$ 35,10 miliar, menurun dari US$ 35,92 miliar di Maret 2025 dan US$ 36,74 miliar di April 2024.

Baca Juga: Cari Tambahan Modal, WIFI Terbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Rp 2,5 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×