kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

UPDATE Corona Indonesia, Selasa (2/6): 27.549 positif, 7.935 sembuh, 1.663 meninggal


Selasa, 02 Juni 2020 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Update data Covid-19 (2/6)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali menyampaikan update jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia. Jumlah kasus positif baru corona masih terus bertambah.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers, mengatakan, update hingga Selasa (2/6) ada tambahan 609 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia, sehingga total menjadi 27.549 kasus.

Dari update terbaru hari ini, jumlah yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 22 orang menjadi sebanyak 1.663 orang.

Sementara untuk jumlah yang sembuh bertambah 298 orang sehingga menjadi sebanyak 7.935 orang.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 48.023, pasien dalam pengawasan (PDP) 13,213. Kasus covid-19 sudah tersebar di 34 provinsi 417 kabupaten/kota.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Senin (1/6): 25.773 positif, 7.015 sembuh, 1.573 meninggal

Peran serta masyarakat menjadi kunci dalam pengendalian covid-19. Dalam pandemi covid-19 tidak bisa berfikir secara sektoral, sendiri-sendiri, dan kepentingan sendiri.

“Adaptasi kebiasaan baru harus dilaksanakan. Kita tahu anak-anak kita termasuk rentan terhadap penyakit. Bisa seharian tidak keluar rumah, tetapi keluarga lain bisa tidak menyadari membawa virus ini,” paparnya.

Dalam beberapa waktu ke depan, sejumlah daerah mulai menjalankan kebiasaan baru. Ini bukan suatu euforia, artinya tidak bebas mengambaikan kebiasaan baru.

“Apabila ada pusat perbelanjaan sudah buka, bukan berarti membawa orang tua atau anak-anak dengan bebas ke tempat keramaian,” katanya.  

Seharusnya kenormalan baru adalah menjadi gaya hidup masyarakat. Tidak perlu ada tekanan untuk menjalankan new normal.

Tatanan normal baru yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan mengenai jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan dilarang berkerumun dalam jumlah yang banyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×