kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45793,17   3,27   0.41%
  • EMAS1.048.000 1,85%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

UPDATE Corona Indonesia, Jumat (3/7): 60.695 kasus, 27.568 sembuh, 3.036 meninggal


Jumat, 03 Juli 2020 / 15:43 WIB
UPDATE Corona Indonesia, Jumat (3/7): 60.695 kasus, 27.568 sembuh, 3.036 meninggal
ILUSTRASI. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta.

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali menyampaikan update jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia. Jumlah kasus positif baru corona masih terus bertambah.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers, mengatakan, update hingga Jumat (3/7) ada tambahan 1.301 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia, sehingga total menjadi 60.695 kasus positif.

Dari update terbaru hari ini, jumlah yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 49 orang menjadi sebanyak 3.036 orang.

Sementara untuk jumlah yang sembuh bertambah 901 orang sehingga menjadi sebanyak 27.568 orang.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 38.767, pasien dalam pengawasan (PDP) 13.609. Kasus covid-19 sudah tersebar di 34 provinsi 453 kabupaten/kota.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (2/7): 59.394 kasus, 26.667 sembuh, 2.987 meninggal

Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dokter Reisa Broto Asmoro menambahkan di tengah pandemi Covid-19, Indonesia dibayangi risiko kasus demam berdarah dangue (DBD).

“Puncak DBD biasanya pada pertengahan tahun seperti sekarang ini. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan wilayah dengan kasus DBD merupakan wilayah dengan kasus Covid-19 yang tinggi. Seperti Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan,” paparnya.

DBD adalah tantangan terberat pemerintah Indonesia. Kasus DBD di Indonesia minggu ke minggu kesatu hingga ke-27 tahun 2020 jumlah kasus DBD lebih dari 70 ribu kasus. Kasus tersebar di 34 provinsi dan 465 kabupaten/kota dengan kematian hampir 500 orang.

“Fenomena ini memungkinkan orang yang terinfeksi Covid-19 juga berisiko terkena DBD. Di tengah Covid-19 kita juga harus menekan angka kesakitan DBD, kita harus bergerak memantau nyamuk secara mandiri, bersama-sama,” ujarnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×