kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

UP4B: Situasi keamanan ganggu pembangunan Papua


Jumat, 08 Juni 2012 / 18:53 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Honda CR-V generasi keempat makin bersahabat per Mei 2021


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kepala Program Unit Percepatan Pembangunan untuk Papua dan Papua Barat (UP4B), Bambang Dharmono menyoroti situasi keamanan Papua yang kembali tidak kondusif menyusul serangkaian penembakan oleh kelompok tidak dikenal. Tidak kondusifnya keamanan, membuat pembangunan Papua menjadi terhambat.

"Saya sebagai Kepala UP4B membutuhkan aman agar proses percepatan pembangunan di Papua cepat jalan. Kalau sudah begitu akan mempengaruhi tugas-tugas percepatan pembangunan," katanya, Jumat (8/8).

Bambang berharap aparat keamanan segera melakukan langkah-langkah pengendalian atas teror penembakan yang terjadi di Papua. Tujuannya untuk mengembalikan rasa aman terhadap masyarakat setempat.

"Kalau masyarakat itu merasa keadaannya tidak aman, apa pun yang kita buat tidak memberikan efek yang bagus," katanya.

Sebagai informasi, situasi keamanan di Papua kembali terganggu. Sejumlah aksi penembakan oleh orang tidak dikenal mulai terjadi. Penembakan di wilayah Jayapura pada Rabu (6/6) lalu dua warga sipil dan satu anggota TNI menjadi korban penembakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×