CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.554   25,00   0,14%
  • IDX 6.671   -6,78   -0,10%
  • KOMPAS100 878   1,06   0,12%
  • LQ45 663   -0,85   -0,13%
  • ISSI 234   -0,03   -0,01%
  • IDX30 369   -0,59   -0,16%
  • IDXHIDIV20 457   0,16   0,03%
  • IDX80 100   0,15   0,15%
  • IDXV30 128   0,50   0,39%
  • IDXQ30 118   -0,22   -0,18%

Untuk sementara, Mei sudah inflasi 0,1%


Selasa, 24 Mei 2016 / 13:33 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Bank Indonesia (BI) menganalisa sejumlah harga komoditas pangan sepanjang Mei mengalami kenaikan dibandingkan bulan lalu.Oleh karena itu, menurut Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung trend deflasi seperti yang terjadi pada April tidak akan terjadi.

"Hingga pekan ke tiga Mei BI mencatat sudah terjadi inflasi sebesar 0,1%," kata Juda, Senin (23/5) malam.

Sebagai gambaran pada April lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi sebesar 0,45%. Saat itu, penurunan harga bahan bakar minyak dan listrik menjadi faktor yang menekan harga.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Sasmito Hadi Wibowo mengatakan sampai pekan ke dua sejumlah harga bergerak beraneka ragam. Beberapa komoditas mengalami kenaikan seperti gula, minyak goreng dan ayam. Selain itu, harga gas elpiji mengalami kenaikan. Sementara bebera komditas lain mengalami penurnan seperti beras dan cabai merah.

Meski sulit terjadi deflasi, Sasmito meyakini kalau laju kenaikan harga pada Mei tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun 2015 lalu. Salah satunya, karena masih ada dampak penurunan harga bahan bakar minyak (BBM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×