CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.664   37,00   0,21%
  • IDX 6.430   -111,50   -1,70%
  • KOMPAS100 847   -11,13   -1,30%
  • LQ45 643   -6,84   -1,05%
  • ISSI 222   -4,83   -2,13%
  • IDX30 357   -3,95   -1,09%
  • IDXHIDIV20 446   -3,28   -0,73%
  • IDX80 97   -1,07   -1,09%
  • IDXV30 124   -1,08   -0,86%
  • IDXQ30 115   -0,88   -0,76%

ULN Swasta Naik Pada Februari 2022, Ini Penyebabnya


Kamis, 14 April 2022 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Petugas menata tumpukan uang dolar AS di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (18/4). ULN Swasta Naik Pada Februari 2022, Ini Penyebabnya.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Utang Luar Negeri (ULN) Swasta mengalami peningkatan pada bulan Februari 2022. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi ULN swasta pada periode tersebut sebesar US$ 206,3 miliar, atau meningkat dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar US$ 205,3 miliar.

Bila dilihat dari pertumbuhannya, ULN swasta mengalami kontraksi yang lebih dalam dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pertumbuhan ULN swasta pada akhir Februari 2022 terkontraksi 2,0% year on year (yoy), lebih dalam dibandingkan kontraksi 0,8% pada periode sebelumnya.

“Hal ini disebabkan oleh kontraksi ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations) sebesar 1,5% yoy, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 0,1% yoy," tutur Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam laporannya, Kamis (14/4).

Baca Juga: Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia Naik Jadi US$ 416,3 Miliar pada Februari 2022

Sementara itu, pertumbuhan ULN lembaga keuangan (financial corporations) juga mengalami kontraksi sebesar 4,0% yoy, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi pada bulan sebelumnya yang sebesar 4,3% yoy.

Berdasarkan sektornya, Erwin mengatakan, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara dingin, sektor industri pengolahan, serta sektor pertambangan dan penggalian, dengan pangsa mencapai 77,0% dari total ULN swasta.

“ULN tersebut tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 75,6% terhadap total ULN swasta,” imbuhnya. 

Baca Juga: Sambil Restrukturisasi, Waskita Beton Precast (WSBP) Membidik Kontrak di Luar Negeri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×