kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ubah kebijakan, mulai tahun ini penyaluran dana BOS langsung ke sekolah


Senin, 10 Februari 2020 / 17:38 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani (tengah) bersama Mendikbud Nadiem Makarim (kiri) dan Mendagri Tito Karnavian (kanan) berfoto sebelum memberikan konferensi pers tentang Sinergi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Desa Berbasis Kinerja di Kemente


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

Adapun, Sri Mulyani berharap, perubahan tahapan dan persentase penyaluran BOS menjadi 70% di semester satu dimaksudkan untuk memberikan fleksibilitas bagi sekolah, dalam rangka mendukung program “Merdeka Belajar”.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga mendukung kebijakan penyederhanaan birokrasi penyaluran dana BOS tersebut yang sejalan dengan visi dan misi pemerintah saat ini. 

Baca Juga: Ini kekhawatiran buruh seputar omnibus law cipta lapangan kerja

“Saya sendiri juga kalau ke lapangan di daerah sering menghadapi curhat teman-teman kepala sekolah karena ada keterlambatan penyaluran, terutama di daerah terpencil karena mereka harus mengurus sampai ke ibu kota provinsi. Skema baru ini jelas akan berdampak positif,” tandas Tito. 

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana BOS sebesar Rp 54,32 triliun atau naik 6,03% dari tahun lalu. Dana BOS ditargetkan menyasar sebanyak 45,4 juta siswa mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK dan Pendidikan Khusus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×