kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.550   50,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Trump menang, RI enggan buru-buru bergabung TPP


Rabu, 09 November 2016 / 18:53 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah menyatakan, sampai saat ini belum mengambil keputusan soal keikutsertaan Indonesia dalam hubungan Kemitraan Trans Pasifik atau Trans Pacific Partnership (TPP). Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Perekonomian mengatakan, pemerintah karena itu, tidak terlalu ambil pusing dengan kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2016.

"Kami kan masih tahap mempelajari dan belum memutuskan, dan kami juga belum tahu apakah dia akan meneruskan atau tidak," katanya di Komplek Istana, Rabu (9/11).

Presiden Joko Widodo sementara itu tetap optimis, Pemilihan Presiden Amerika Serikat apapun hasilnya, tidak akan berpengaruh besar kepada perubahan hubungan ekonomi Indonesia - AS. Dia yakin, hubungan ekonomi kedua negara akan tetap berjalan baik.

"Terutama, hubungan dagang dan investasi, kami catat, Amerika termasuk salah satu dari lima investor besar di Indonesia," katanya.

Hasil akhir pemilihan presiden Amerika akhirnya menunjukkan Donald Trump memenangkan Pemilihan Presiden Amerika 2016. Trump berhasil menang dengan suara electoral vote 276, atau melebihi suara 270 yang diperlukan calon untuk bisa memenangkan pemilihan presiden Amerika.

Dia menyisahkan Hillary Clinton, pesaingnya yang mendapat 218 suara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×