kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tol Laut Jokowi untuk kembangkan ekonomi maritim


Minggu, 08 Juni 2014 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) Rahmad Pribadi bersama para karyawan PKT saat peringatan HUT ke-44.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Salah satu anggota tim ekonomi Joko Widodo-Jusuf Kalla, Arif Budimanta menjelaskan, konsep ‘tol laut’ yang menjadi visi-misi pasangan capres-cawapres No.2 itu bertujuan untuk mengembangkan ekonomi maritim.

“Menjadikan laut sebagai basis konektivitas produksi dan pemasaran antar daerah/pulau di Indonesia dan regional,” kata Ketua Forum Ekonomi Megawati Institute (FEMI) itu, kepada Kompas.com, Sabtu (7/6/2014).

Dia menambahkan, nantinya, ada kapal yang secara reguler menghubungkan wilayah-wilayah atau pulau di sekitarnya dan ke kawasan regional di wilayah Asia-Pasifik.

Dari segi pembiayaan, Arif mengatakan, ‘tol laut’ bisa dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau melalui mekanisme kemitraan swasta-pemerintah (public-private partnership).

“Konsepnya, moda transportasi terintegrasi. Bisa membawa komoditas ataupun barang hasil produksi,” katanya. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×