kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

TNI segera kirim bantuan cari pesawat MH370


Minggu, 09 Maret 2014 / 15:49 WIB
ILUSTRASI. Penyebab ikan naik ke permukaan air.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto mengatakan pemerintah Malaysia telah meminta bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk melacak keberadaan pesawat Malaysia Airline (MAS) MH370 yang hilang dalam penerbangan ke China dan hingga kini belum teridentifikasi. 

Atas permintaan itu, pihak TNI berjanji segera mengirim bantuan. "Panglima Tentara Malaysia telah meminta bantuan pemerintah Indonesia lewat Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut, dan Kepala Staf Angkatan Udara untuk mendukung pencarian dan pertolongan," ujar Djoko, Minggu (9/3).

Atas permintaan itu, lanjut Djoko,  pihak TNI merespon dengan baik dan segera mengirim bantuan dari tim Search dan Rescue (SAR). Unsur-unsur TNI yang terlibat dalam pencarian itu, nantinya akan berkoodinasi dan berkomunikai dengan otoritas Malaysia. 

Berdasarkan data yang dirilis pihak Malaysia Airlines, pesawat terbang dengan jalur Kuala Lumpur-Beijing, membawa sekitar 239 orang termasuk 12 awak pesawat. Dari jumlah tersebut, terdapat 154 warna negara China, 7 warga negara Indonesia, 36 warga negara Malaysia, India, Singapura, Amerika Serikat, dan lainnya.

Pesawat MAS MH370 itu lepas landas dari Kuala Lumpur, pukul  00.41 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Capital Beijing pada 06.30 waktu setempat. Pesawat terakhir melakukan kontak dengan menara kontrol di Subang, Kuala Lumpur, pada 02.40.

Hingga kini jejak pesawat masih belum diketahui, sejumlah negara juga turut terlibat pencarian, seperti China, Amerika Serikat, Vietnam dan Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×