kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

TKA ilegal, Komisi I akan rapat dengan pemerintah


Jumat, 30 Desember 2016 / 07:40 WIB
TKA ilegal, Komisi I akan rapat dengan pemerintah


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mengatakan, pihaknya telah bersepakat untuk menggelar rapat dalam menanggapi isu serbuan tenaga kerja asing ilegal.

Rapat akan digelar Komisi I bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pertahanan, dan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Komisi I sepakat jadwalkan rapat. Bisa jadi soal TKA ini bukan fisik nyatanya. Tapi kami khawatir ini informasinya duluan yang disebar," kata Bobby di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12).

Karena itu, kata Bobby, Komisi I hendak memeriksa keabsahan informasi yang viral di dunia maya dengan mengundang Kemenkominfo.

Selama ini ia menilai Kemenkominfo mampu bertindak tegas dengan menutup akses situs yang bermuatan pornografi dan terorisme.

Semestinya, menurut Bobby, hal yang sama juga diberlakukan untuk situs yang menyebarkan kebohongan.

Namun, jika nantinya informasi keberadaan TKA ilegal asal China itu benar adanya, Bobby mengatakan Komisi I akan meminta pihak Kemenhan dan BIN untuk mendalami penyebab dan mencari pintu masuknya.

"Intinya informasinya harus dicek dulu kebenarannya, baru ambil tindakan. Jangan sampai disinformasi ini malah menimbulkan konflik," kata politisi dari Partai Golkar ini. (Rakhmat Nur Hakim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×