kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

TKA ilegal, Komisi I akan rapat dengan pemerintah


Jumat, 30 Desember 2016 / 07:40 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi mengatakan, pihaknya telah bersepakat untuk menggelar rapat dalam menanggapi isu serbuan tenaga kerja asing ilegal.

Rapat akan digelar Komisi I bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pertahanan, dan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Komisi I sepakat jadwalkan rapat. Bisa jadi soal TKA ini bukan fisik nyatanya. Tapi kami khawatir ini informasinya duluan yang disebar," kata Bobby di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12).

Karena itu, kata Bobby, Komisi I hendak memeriksa keabsahan informasi yang viral di dunia maya dengan mengundang Kemenkominfo.

Selama ini ia menilai Kemenkominfo mampu bertindak tegas dengan menutup akses situs yang bermuatan pornografi dan terorisme.

Semestinya, menurut Bobby, hal yang sama juga diberlakukan untuk situs yang menyebarkan kebohongan.

Namun, jika nantinya informasi keberadaan TKA ilegal asal China itu benar adanya, Bobby mengatakan Komisi I akan meminta pihak Kemenhan dan BIN untuk mendalami penyebab dan mencari pintu masuknya.

"Intinya informasinya harus dicek dulu kebenarannya, baru ambil tindakan. Jangan sampai disinformasi ini malah menimbulkan konflik," kata politisi dari Partai Golkar ini. (Rakhmat Nur Hakim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×