kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.825   33,00   0,20%
  • IDX 8.199   52,64   0,65%
  • KOMPAS100 1.153   7,04   0,61%
  • LQ45 839   6,50   0,78%
  • ISSI 288   1,09   0,38%
  • IDX30 437   4,10   0,95%
  • IDXHIDIV20 525   4,81   0,93%
  • IDX80 129   1,04   0,81%
  • IDXV30 143   1,25   0,88%
  • IDXQ30 141   1,20   0,86%

Tjahjo Kumolo: ASN harus menjadi contoh untuk tidak mudik lebaran


Senin, 29 Maret 2021 / 10:21 WIB
Tjahjo Kumolo: ASN harus menjadi contoh untuk tidak mudik lebaran
ILUSTRASI. Menpan RB Tjahjo Kumolo. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

Selain itu, karena pandemi belum berakhir dan penularan virus corona masih terjadi, Tjahjo mengimbau masyarakat merayakan Lebaran di rumah saja. Dia juga mengingatkan, protokol kesehatan mesti tetap diterapkan dengan disiplin. Jangan sampai kendor dan lengah. "Lebaran baiknya di rumah saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar dia. 

Tjahjo juga mengingatkan agar ASN menahan dulu hasrat untuk berwisata pada masa libur Lebaran. Karena dikhawatirkan di tempat wisata, akan ada kerumunan. Terlebih, seperti tahun-tahun sebelumnya, momen lebaran selalu dimanfaatkan banyak untuk berwisata. 

"Saya minta ASN dalam lebaran ini tidak perlu berwisata, atau bergerombol di tempat keramaian, misal tidak perlu ke tempat rekreasi," kata mantan Menteri Dalam Negeri itu. 

Sebelumnya, pemerintah resmi meniadakan mudik Lebaran 2021 yang akan mulai berlaku pada 6-17 Mei 2021. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat tingkat menteri yang digelar pada Jumat (26/3/2021), di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). 

Peniadaan mudik diambil mengingat tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan Tahun Baru. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, larangan mudik Lebaran ini berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia, tidak hanya untuk pegawai pemerintahan. 

"Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat," ujar Muhadjir dalam konfernesi pers secara virtual, usai rapat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rilis SE, Menpan RB: ASN Harus Jadi Contoh untuk Tidak Mudik Lebaran"

Selanjutnya: Ada larangan mudik 2021, Bandara Soekarno-Hatta tetap beroperasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×