kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.070   32,35   0,54%
  • KOMPAS100 794   5,42   0,69%
  • LQ45 602   -0,29   -0,05%
  • ISSI 210   3,27   1,58%
  • IDX30 340   -0,38   -0,11%
  • IDXHIDIV20 422   -0,78   -0,18%
  • IDX80 91   0,51   0,57%
  • IDXV30 115   0,63   0,55%
  • IDXQ30 109   -0,08   -0,07%

Timwas Century sarankan Boediono mundur


Senin, 03 Maret 2014 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Inilah Bahan Aktif Skincare yang Cocok untuk Jenis dan Masalah Kulit Anda!


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Anggota Timwas Century Indra menilai Boediono tidak layak menjabat sebagai wakil presiden. Hal itu dikarenakan Boediono tidak mau hadir dalam undangan Timwas Century terkait kapasitasnya sebagai Mantan Gubernur Bank Indonesia.

Indra mengatakan sebagai warga negara, Boediono mengetahui amanah konstitusi. Politisi PKS itu mengatakan Boediono layak sebagai negarawan bila ia mentaati undang-undang.

"Wapres diduga melanggar UU. Jika tidak mentaati, tidak layak sebagai wapres," tuturnya.

Mengenai wacana pemakzulan Boediono yang mencuat, Indra mengatakan secara matematis sulit terjadi terkait persoalan waktu dan teknis. Apalagi tidak lama lagi DPR akan memasuki periode reses.

"Pemakzulan perlu Hak Menyatakan Pendapat (HMP) dan sikap seluruh fraksi di DPR, proses di MK, hitung-hitungan matematis tidak mungkin dilakukan tapi bukan saya tidak mendukung," katanya.

Lebih baik, kata Indra, Boediono mundur dari jabatannya sebagai wakil presiden bila tidak memenuhi undangan DPR.

"Ya untuk pelajaran ketatanegaraan, kalau datang malah itu jadi kado sejarah yang baik," imbuhnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×